Perkuat Kompetensi Guru Madrasah, Kemenag Taput Laksanakan Kegiatan Workshop Transformasi Digital Me
Tarutung (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara, Badenggan Abednego Sihombing, S.Th., M.Si, bersama dengan Kepala Seksi Pendidikan Islam, Daul Gultom, M.M., membuka kegiatan Workshop Transformasi Digital: Perangkat Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI) bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara. Kegiatan tersebut diikuti Kepala Madrasah serta guru MI dan MTs se-Kabupaten Tapanuli Utara. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Medan, yaitu Rizkia Daulay, S.E., M.Si., Widyaiswara Ahli Muda, dan Hirza Rahmayati, M.Pd.
Dalam sambutannya, Kakan Kemenang Taput menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah. Perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence, perlu direspons secara positif oleh para pendidik dengan tetap memperhatikan etika dan tujuan pendidikan.
Menurutnya, AI dapat menjadi salah satu instrumen pendukung bagi guru dalam menyiapkan perangkat pembelajaran, mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif, serta menciptakan proses belajar mengajar yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
“Pemanfaatan Artificial Intelligence harus menjadi bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, namun tetap menempatkan kompetensi, kreativitas, dan nilai-nilai pendidikan sebagai landasan utama,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, kegiatan workshop ini diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman secara teoritis, tetapi juga membekali para guru dengan keterampilan praktis dalam memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung penyusunan perangkat pembelajaran di madrasah masing-masing.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop tersebut merupakan momentum penting bagi guru MI dan MTs untuk meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Baliau mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan secara aktif dan tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mencoba langsung berbagai pemanfaatan AI yang dapat diterapkan dalam penyusunan perangkat pembelajaran.
Para peserta mendapatkan materi terkait transformasi digital dan pemanfaatan Artificial Intelligence dalam penyusunan perangkat pembelajaran. Selain penyampaian materi, peserta juga diarahkan untuk mengenal serta mempraktikkan pemanfaatan AI sebagai alat bantu dalam menghasilkan perangkat pembelajaran yang lebih inovatif dan relevan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah. Para guru diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama workshop untuk mendukung pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui workshop ini, Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan madrasah sekaligus meningkatkan profesionalisme guru dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. (TN)